Pages

Tuesday, May 8

Akh Anjing !

Sepanjang saya berjalan, saya tidak pernah menemukan orang yang benar-benar saya harapkan untuk memecah kebuntuan saya terhadap hidup yang sangat menjemukan ini. Kebingungan terhadap persoalan yang sangat melilit, membuat saya sulit untuk beraklerasi dengan sekitar.
Teman-teman saya, hanya bisa mengatakan
"Aku dibelakang mu." atau "Kau masih punya Tuhan."
Sedangkan guru, orang tua, pak jongos, tukang becak, sesepuh, bahkan anak jalanan yang biasa mengemis di sekolah saya, hanya bisa mengucapkan
"Apalah adanya awak ini, hidup awak saja belum benar, segala kau tanya soal ke awak. Tai kucing kau!"
Akh, anjing !

Saya muak dengan keadaan ini. Saya dikelilingi orang-orang yang selalu memakai topeng dalam kesehariannya. Kepalsuan dan kebohongan mereka membuat mereka semakin terlihat bodoh dan konyol.
Akh, anjing !

Kemudian, waktu berganti waktu, masih sama, seperti yang lalu-lalu, saya masih berteduh di langit yang sama, masih menginjak di planet yang sama (biru, meski sudah tak lagi biru). Saya mulai berfikir sejajar, mengesampingkan idealisme, akhirmya saya pun mencoba memunafikan diri saya sendiri. Mencoba masuk ke dalam kepalusan yang di ciptakan dan mereka lestarikan sendiri. Mencoba berbaur agar terlihat seperti manusia normal pada umumnya. Karna saya pikir, benar pula apa yang dikatakan Heraclitus, bahwasanya segala sesuatu terus mengalir. Dan saya harus ikut mengalir. Seperti minuman yang di teguk menjamahi tenggorokan dalam Perjamuan Terakhir. Mengalir, meski berakhir tragis.
Saya mengalir! Meski tersembunyi mual dan puyeng yang luar biasa dalam perut saya. Saya akan tahan. Ya, saya kuat!
Meski saya merasa tubuh saya payah !
Akh anjing !


Pada ujungnya lengkap lah semuaya, Tak bisa diragukan. Ketiadaan dirinya dalam mengaluri waktu-waktu saya di sini, menimbulkan dampak yang sangat signifikan di kehidupan saya kini. Ultimatum yang ia cetuskan sore kemarin, membuat semuanya tambah berantakan. Namun saya tidak mempunyai hak untuk menuntut, bahkan melawan.
Dan Inilah yang saya sebut sebagai ;
Akh anjing !

0 comments:

Post a Comment