Pages

Monday, March 26

Semoga..

Hari itu pernah ada.
Entah di deretan berapa dalam lembaran kalender tahun ini. Yang jelas di situlah titik ketika aku mulai bangkit, dari serbuan jarum-jarum karatan yang berbahaya, yang mencederai titik sentral paru-paru ku, bahkan ketika itu aku sampai mengalami radang tenggorokan yang membuat ku tak bisa bernyanyi dengan baik.

Kau datang dengan awan-awan warna biru kesukaan ku, menyematkan nya lewat tutur kasih bibir kecil mu itu. Kau menggoda ku, merayu ku dengan sungguh-sungguh.
Sebenarnya aku tak sepenuhnya percaya pada mu, tapi teduh wajahmu yang memaksa aku tuk percaya perkataan mu, dan seingat ku waktu itu juga ada janji-janji yang membuat ku jadi manusia yang dilimpahi berbagai berkah, walau kadang dari janji-janji itu sangat sulit di realisasikan, but..
Ahhh,
thanks God for that moment. :)

Dan lagu yang yang jadi sound track ku saat itu adalah lagu cinta dari Tante Dian Piesesha - Aku tak ingin sendiri.
Sekarang aku sedang memutarnya melalui handphone ku. Semoga kau juga memutarnya ya? :)








"Ini bukanlah tentang bagaimana kita harus percaya pada jalan takdir, ini adalah soal bagaimana kita merangkai bait-bait kasih itu menjadi sebuah layang-layang yang kita terbangkan kelak. Menjadi sebuah pengharapan, doa-doa yang akan menggetarkan kerajaan langit."
Semoga. :)























Bumi, dekat jogja yang tak lagi biru,
Sedang menunggu balasan pesan singkat ,

0 comments:

Post a Comment