Pages

Monday, March 26

Utophia

Tanpa sedikt pun perasaan ragu, benar-benar ada panas berkerak merah yang menempel pada tubuh. Namun juga ada embun yang siap mendamaikan sebelum ia menguap.
Ini sepertinya salah.
Jangan-jangan aku hanya termakan nafsu, atau bisa jadi disini cuma ada nafsu, jadi yang bisa ku makan hanya nafsu. Tapi bukankah nafsu juga bagian dari diriku? dan tak bisa di pungkiri semua orang pun punya.
Permasalahan nya adalah..
"Seberapa jauh kaki manusia harus melangkah, berjalan agar bisa mengendalikan nafsu?"
Semua nafsu tanpa terkecuali.
Mungkin yang bisa ku lakukan hanya terus melangkah. Menjadi Utophia. Melangkah sampai mati (mungkin), sampai menciutkan nyali, sampai membuahkan sebuah pencerahan,
Karna hidup adalah sebuah proses, jadi semoga aku bisa menemukan hidayah mengendalikan nafsu di dalam berproses.
Karna bukankah yang kita nikmati di dalam hidup ini adalah proses? Dan Hasil, adalah sebagai bonus saja dari Tuhan. Maka, seharus nya aku tak pernah lelah untuk berproses !





Ya,
Seharusnya..
(',')

0 comments:

Post a Comment